Sinergi SATREPS: BRMP Sayuran Sambut Kunjungan Unpad dan University of Tsukuba Jepang
LEMBANG, 8 Juli 2026 – Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) menerima kunjungan strategis dari tim Universitas Padjadjaran (Unpad) dan University of Tsukuba, Jepang. Kunjungan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama internasional Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS).
Selain melakukan monitoring langsung terhadap kegiatan pengembangan varietas cabai dan tomat di fasilitas BRMP Sayuran, kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas institusi dalam adopsi dan pengembangan teknologi pertanian modern.
Eksplorasi Teknologi dan Inovasi Hortikultura
Tidak hanya meninjau kondisi di lapangan, agenda kunjungan dilanjutkan dengan diskusi mendalam mengenai berbagai peluang kolaborasi program pengembangan komoditas sayuran nasional. Beberapa poin strategis yang dibahas meliputi:
* Teknologi Sink-Source pada Bawang Putih: Upaya optimalisasi translokasi nutrisi tanaman untuk meningkatkan hasil panen.
* Pemetaan Penyakit Kentang: Sistem deteksi dan pemetaan persebaran penyakit untuk mitigasi gagal panen.
* Pemuliaan Cabai dan Tomat: Keberlanjutan riset varietas unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim.
Diskusi yang berlangsung secara konstruktif ini disambut antusias oleh seluruh pihak. Perwakilan Universitas Padjadjaran dan University of Tsukuba menegaskan komitmen mereka untuk membuka pintu kolaborasi yang lebih luas dengan BRMP Sayuran. Sinergi ke depan akan diwujudkan melalui pertukaran tenaga ahli, pendampingan teknis, hingga pemanfaatan fasilitas laboratorium mutakhir hasil kolaborasi Unpad dan Jepang.
Melalui penguatan kemitraan ini, BRMP Sayuran berharap kerja sama yang telah terjalin dapat bermutasi menjadi kolaborasi jangka panjang. Fokus utamanya adalah melahirkan inovasi teknologi modern, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian, serta mendongkrak produktivitas dan daya saing komoditas hortikultura Indonesia di kancah global.